Shalat Wajib/Fardhu

Shalat Wajib/Fardhu

A. Definisi & Pengertian Sholat Fardhu / Wajib Lima Waktu

Menurut bahasa shalat artinya adalah berdoa, sedangkan menurut istilah shalat adalah suatu perbuatan serta perkataan yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam sesuai dengan persyaratkan yang ada. Dalam banyak hadits,Muhammad telah memberikan peringatan keras kepada orang yang suka meninggalkan salat, diantaranya ia bersabda:”Perjanjian yang memisahkan kita dengan mereka adalah salat. Barangsiapa yang meninggalkan salat,maka berarti dia telah kafir.

Shalat adalah ibadah yang terpenting dan utama dalam Islam. Dalam deretan rukun Islam Rasulullah saw. menyebutnya sebagai yang kedua setelah mengucapkan dua kalimah syahadat (syahadatain).

” Rasullulah   bersabda,  “ Islam dibangun  atas lima pilar: bersaksi  bahwa  tiada  tuhan  selain  Allah  dan Muhammad  adalah  utusan  Allah,

                           menegakkan shalat, membayar zakat, berhajji ke ka’bah baitullah dan puasa di bulan Ramadlan.” (HR. Bukhari, No.8 dan HR. Muslim No.16).

Ketika ditanya Malaikat Jibril mengenai Islam, Rasullah saw. lagi-lagi menyebut shalat pada deretan yang kedua setelah syahadatain (HR. Muslim, No.8). Orang yang mengingkari salah satu dari rukun Islam, otomatis menjadi murtad (keluar dari Islam). Abu Bakar Ash Shidiq ra. ketika menjabat sebagai khalifah setelah Rasullulah Saw. wafat, pernah dihebohkan oleh sekelompok orang yang menolak zakat. Bagi Abu Bakar mereka telah murtad, maka wajib diperangi. Para sahabat bergerak memerangi mereka. Peristiwa itu terkenal dengan harbul murtaddin. Ini baru manolak zakat, apalagi menolak shalat.

Bila dalam ibadah haji Rasulullah saw. bersabda, “Ambillah dariku cara melaksanakan manasik hajimu”, maka dalam shalat Rasullah bersabda, “shalatlah sebagaimana kamu melihat aku shalat”. Untuk menjelaskan bagaimana cara Rasullulah saw. melaksanakan shalat, paling tidak ada dua dimensi yang bisa diuraikan dalam pembahasan ini: dimensi ritual dan dimensi spiritual.

 

 

Hukum salat dapat dikategorisasikan sebagai berikut :

• Fardhu
Salatfardhu ialah salat yang diwajibkan untukmenger jakannya. Salat Fardhu terbagi lagi menjadi dua, yaitu :
Fardhu‘Ain : ialah kewajiban yang diwajibkan kepadamukallaf langsung berkaitan dengan dirinya dan tidak bolehditinggalkan ataupun dilaksanakan oleh orang lain, seperti
salat lima waktu, dan salat jumat (Fardhu ‘Ain untuk pria).

FardhuKifayah: ialah kewajiban yang diwajibkan kepadamukallaf tidak langsung berkaitan dengan dirinya. Kewajiban itu menjadi sunnah setelah ada sebagian orangyang

mengerjakannya. Akan tetapi bila tidak ada orangyang mengerjakannya maka kita wajib mengerjakannyadan menjadi berdosa bila tidak dikerjakan. Seperti
salatjenazah.

  • Nafilah (salatsunnat),

Salat Nafilah adalah salat-salat yangdianjurkan ataudisunnahkan akan tetapi tidak diwajibkan. Salatnafilah terbagi lagi menjadi dua, yaitu
Nafil Muakkad adalah salat sunnat yang dianjurkandenganpenekanan yang kuat (hampir mendekati wajib),seperti
salat dua hari raya, salat sunnat witir dan salatsunnat thawaf
Nafil Ghairu Muakkad adalah salat sunnat yang dianjurkantanpa penekanan yang kuat, seperti salat sunnat Rawatibdan salatsunnat yang sifatnya insidentil (tergantung waktudan

keadaan, seperti salat kusuf/khusuf hanyadikerjakan ketika terjadi gerhana)

B. Hukum, Tujuan dan Syarat Solat Wajib Fardhu ‘Ain

Hukum sholat fardhu lima kali sehari adalah wajib bagi semua orang yang telah dewasa atau akil baligh serta normal tidak gila. Tujuan shalat adalah untuk mencegah perbuatan keji dan munkar.

Untuk melakukan shalat ada syarat-syarat yang harus dipenuhi dulu, yaitu :
1. Beragama Islam
2. Memiliki akal yang waras alias tidak gila atau autis
3. Berusia cukup dewasa
4. Telah sampai dakwah islam kepadanya
5. Bersih dan suci dari najis, haid, nifas, dan lain sebagainya
6. Sadar atau tidak sedang tidur

Syarat sah pelaksanaan sholat adalah sebagai berikut ini :
1. Masuk waktu sholat
2. Menghadap ke kiblat
3. Suci dari najis baik hadas kecil maupun besar
4. Menutup aurat

 

C. Rukun Shalat

Dalam sholat ada rukun-rukun yang harus kita jalankan, yakni :
1. Niat
2. Posisis berdiri bagi yang mampu
3. Takbiratul ihram
4. Membaca surat al-fatihah
5. Ruku / rukuk yang tumakninah
6. I’tidal yang tuma’ninah
7. Sujud yang tumaninah
8. Duduk di antara dua sujud yang tuma’ninah
9. Sujud kedua yang tuma’ninah
10. Tasyahud
11. Membaca salawat Nabi Muhammad SAW
12. Salam ke kanan lalu ke kiri

 

D. Yang Membatalkan Aktivitas Sholat Kita

Dalam melaksanakan ibadah salat, sebaiknya kita memperhatikan hal-hal yang mampu membatalkan shalat kita, contohnya seperti :
1. Menjadi hadas / najis baik pada tubuh, pakaian maupun lokasi
2. Berkata-kata kotor
3. Melakukan banyak gerakan di luar sholat bukan darurat
4. Gerakan sholat tidak sesuai rukun shalat dan gerakan yang tidak tuma’ninah.

 

 

 

http://www.crayonpedia.org/mw/Shalat_wajib_7.1

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: